Perayaan Cap Go Meh untuk pertama kalinya di Kota Batu…

Sepengetahuan saya sebagai wongbatu sejak tahun 1971, inilah kali pertama Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Im Tong atau wongbatu lebih akrab menyebutnya dengan Klenteng Kwan Im Tong mengadakan acara Cap Go Meh.

Acara ini digelar pada hari Kamis tanggal 25 Februari 2016, bertempat di depan Klenteng Kwan Im Tong Jalan Gajah Mada Kota Batu. Perayaan Tahun Baru Imlek 2567 dan Cap Go Meh 2016 ini menjadi semacam acara pesta rakyat, karena panitia membagikan secara gratis aneka jenis kue seperti Cahkwe, Roti Goreng, Moho, Kue Mangkok, Kue Tok, Lumpia, Bakpao, Onde-onde, Kue Keranjang, Kue Moaci, Apem, dan Kue Plintiran. Ada juga Bakso, Cui Mie, Bakmi, Kacang Kuah dan Ronde. Masyarakat dari luar kota dan juga wongbatu berdesak-desakan di sepanjang stan-stan makanan yang digelar di sepanjang jalan.

Panggung utama dengan hiasan gambar-gambar monyet (tahun ini adalah tahun monyet), ada di depan panggung dengan kursi-kursi yang sudah diatur sedemikian rupa untuk Walikota Kota Batu dan para tamu undangan. Wongbatu yang ingin tahu jalannya acara, berdiri berdesak-desakan di tepi panggung dan di pinggir kursi-kursi untuk para tamu undangan. Beberapa kru dari media juga terlihat sibuk.

Kira-kira pukul 18.30 acara dibuka dengan pertunjukan Tari Barongsai yang dibawakan oleh Yayasan Klenteng Eng An Kiong Malang dan disambung dengan pertunjukan Tari Leang Leong yang dibawakan oleh prajurit dari Batalyon Perbekalan Angkutan (Yon Bekang) 2 Divif Kostrad. Para tentara ini membawakan Tari Leang Leong dengan begitu semangat dan energik, sehingga penonton takjub.

Setelah tampil di depan panggung, para penari Barongsai terjun langsung ke tengah-tengah penonton yang disambut dengan gempita oleh mereka yang ingin memberikan “Angpao” hingga yang sekedar ingin ber-selfie dengan barongsai. Suara riuh datang dari wongbatu yang berebut untuk selfie dan mereka yang antri makanan gratis. Sementara di panggung persiapan acara musik orkestra khas Tiongkok atau yang lebih dikenal “Tung Fang Min Yek Duan” sudah dimulai.

Ada suasana kegembiraan yang terpancar dari tiap orang yang berada di sana saat itu. Meski saat ini masyarakat sudah mendapat aneka macam hiburan baik dari media ataupun tempat-tempat wisata, tetap saja acara Cap Go Meh ini mendapat perhatian dari masyarakat luar kota dan wongbatu yang rasa ingin tahunya sangat tinggi.
Menurut seorang teman tiong hwa yang kebetulan ada di lokasi, acara semacam ini rencananya akan digelar setiap tahun di tempat yang sama karena animo masyarakat cukup tinggi.

Saya sendiri berharap agar acara yang bersifat pengenalan budaya semacam ini sering diadakan di Kota Batu. Kalau dulu Klenteng terkenal dengan pertunjukan “Wayang Titi nya”, maka mudah-mudahan ke depannya akan terkenal baik dengan pertunjukan Wayang Titi nya dan juga perayaan Cap Go Meh.

***

Jatz, 26 Februari 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s