Toko Amal, patokan bagi wongbatu…

Toko yang terletak di Jl. Gajah Mada ini sudah sangat lama menjadi bagian dari dinamika Kota Batu. Letaknya yang begitu strategis, tepat di pojok perbatasan pertigaan antara Jl.Gajah Mada dan Jl. Munif, atau lebih mudahnya di seberang Alun-alun Kota Batu sebelah barat, menjadikan toko ini mudah dilihat oleh siapa saja yang melintas di tempat tersebut. Begitu mudahnya dilihat, sampai akhirnya toko ini dijadikan semacam patokan / tanda lokasi pertigaan tersebut.

Jika naik angkot dalam kota, sering terdengar penumpang mengatakan kepada sopir angkot: “Toko Amal keri….” (berhenti / turun di Toko Amal). Atau sang sopir sering mengumumkan: “Amal…Amal…..” tentunya ini bukan berarti para penumpang harus beramal, namun sopir mengingatkan jika ada penumpang yang ingin turun di depan Toko Amal.

Saat siang hari, jalan di depan Toko Amal ini sering dijadikan angkot dalam kota untuk “nge-tem” (berhenti agak lama sambil menunggu penumpang) sampai kira-kira pukul delapan malam. Dan kala malam, biasanya di atas pukul sembilan malam, trotoar dan jalan di depan toko ini dijadikan para PKL untuk berjualan aneka makanan seperti nasi goreng, soto, dll.

Menurut cerita wongbatu, dulu deretan toko di Jl.Gajah Mada ini adalah taman milik Kantor Pegadaian, lalu entah tahun berapa akhirnya taman tersebut berubah menjadi deretan pertokoan seperti sekarang ini.

***

By: Jatz, 01 Februari 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s